Alat Pengolah Sampah di Labuan Bajo Hilang, Menko Luhut Kecewa

  • Bagikan
Alat Pengolah Sampah di Labuan Bajo Hilang, Menko Luhut Kecewa. Mengko Luhut Binsar Pandjaitan kecewa dan meminta Bupati Manggarai Barat
Ket: Luhut Panjaitan. (Dok.©2017 Merdeka.com/Yayu Agustini Rahayu)

LETANGMEDIA.COM| Alat pengolah sampah di Labuan Bajo yang diberikan oleh pemerintah pusat, diduga hilang. Mendengar laporan itu, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan kecewa dan meminta Bupati Manggarai Barat untuk bertanggung jawab atas hilangnya alat tersebut.

Dilansir artikel merdeka.com yang dipublikasikan tanggap 18 Juni 2021, bahwa Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan kecewa dengan laporan hilangnya alat pengelola sampah yang diberikan pemerintah pusat kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Barat.

Padahal kata Menko Luhut, insinerator tersebut digunakan untuk proses pengolahan sampah dengan pembakaran yang menggunakan teknologi.

“Kemarin saya dapat laporan barang itu (alat pengelola sampah) hilang,” kata Luhut dalam Acara Puncak Bangga Buatan Indonesia: Kilau Digital Permata Flobamora, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/6), dikutip letangmedi.com dari merdeka.com, Sabtu (19/6/2021)

Menko Luhut meminta Bupati Manggarai Barat Edistasius Endi untuk bertanggung jawab atas hilangnya Alat pengolah sampah tersebut.

Dirinya meminta Pemda Mabar tidak hanya fokus pada pembangunan yang sifatnya besar saja, tetapi hal-hal teknis tetap perlu mendapatkan perhatian juga.

“Saya ingatkan sekali lagi, Pak Edi ini jangan lihat yang gede-gede saja, masalah teknis ini setannya. Ini yang kadang kita lupa,” ungkap Luhut.

Dia mengungkapkan, Pemerintah Pusat telah berupaya memperbaiki dengan pembangunan. Bahkan untuk masalah kebersihan sudah dibuatkan sistemnya yang baru sejak 2-3 tahun lalu.

Untuk itu Menko Luhut meminta Pemerintah Daerah (Pemda) Manggarai Barat melibatkan pihak ketiga dalam pengelolaan sampah. Namun pihak ketiga tersebut haruslah dari UMKM lokal.

Pemda harus bertanggung jawab, kalau perlu undang pihak ketiga yang UMKM untuk mengerjakan ini,” tutup Menko Luhut.

Sumber/Reporter|Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Baca Juga:  Tingkatkan Produktivitas Petani dan Peternak NTT, Berikut Upaya Ansy Lema Bersama BPTP 
  • Bagikan
error: Content is protected !!
Kirim Pesan Sekarang
Trima kasih dan selamat datang di letang
Hallo...
Trima kasih dan selamat datang di letangmedianews.com.
Silahkan kirim pesan untuk pertanyaan iklan produk & perusahan,
penulisan profil prusahan, bisnis, serta kerja sama, dll
Salam dan hormat kami
Letangmedianews.com.