oleh

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Petani Reok Barat Gunakan Pupuk Cair

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi,
Petani Reok Barat Gunakan
Pupuk Cair

Laporan | Hardy Sungkang

RUTENG|letangmedia.com-Maraknya isu kelangkaan pupuk di wilayah Kabupaten Manggarai menimbulkan keresahan yang mendalam bagi beberapa petani di wilayah tersebut.

Informasi yang diperoleh media ini dari salah seorang pendamping petani mandiri via WhatsApp, tampak petani sawah di Wae Sua, Desa Sambi, Kecamatan Reok Barat, Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur menerapkan, aplikasi pupuk cair lengkap sebagai salah satu upaya antisipasi kelangkaan pupuk subsidi di wilayah tersebut, Sabtu (19/02021).

Untuk mengatasi masalah pupuk, sebagian besar petani sawah di Reok Barat mengeluarkan biaya untuk membeli pupuk semprot demi menjaga kelangsungan hidup tanaman padi milik petani“, papar Martinus R. Delano selaku pendamping petani mandiri di Kecamatan Reok Barat.

Baca Juga:  Meningkatnya Penyebaran Covid-19: Uskup Ruteng Menerbitkan Instruksi Tentang Pembatasan Sosial Pelayanan Gereja

Saat setelah melihat langsung kondisi tumbuhan sawah milik petani yang menggunakan pupuk cair, kelihatan tanaman padi begitu segar dan produktif.

“Setelah menggunakan pupuk cair, kondisi padi sawah milik petani tampak sangat bagus”, terang Delino.

Tampaknya petani merasa bangga dengan kondisi pertumbuhan tanaman sawah mereka.

“Kami sangat bangga dengan pertumbuhan tanaman kami yang begitu subur setelah menggunakan pupuk cair. Kami lega karena mampu mengatasi kurangnya kuota pupuk saat terjadi masalah kelangkaan pupuk selama ini”, Ungkap Adrianus Von.

Baca Juga:  Ketua PWMB: Pemkab Mabar Diminta Tidak Menghalangi Kebebasan Pers

Pada bagian lain, petani juga merasa bangga dengan adanya pendamping petani mandiri.

“Kami senang dan bangga ketika ada yang mendamping kami secara mandiri. Kegiatan pendamping petani mandiri merupakan kegiatan swadaya untuk menjemput dan menanggapi masalah pertanian di Sambi-Reok Barat,” lanjut Von.

Tidak hanya itu, pendamping petani mandiri, Martinus R. Delano, asal Sambi, Desa Sambi, Kecamatan Reok Barat memberi apresiasi kepada petani yang telah melakukan aplikasi pupuk cair.

“Saya selaku pendamping petani selalu memberikan edukasi kepada petani untuk menerapkan teknik pertanian modern demi meningkatkan produksi dan produktifitas tanah dan tanaman”, jelas Delino pemuda asal Reok Barat itu.

Baca Juga:  Lapen Usia Dua Bulan di Cibal Rusak Parah, Ketua DPR Kab. Manggarai Angkat Bicara

Diketahui bahwa, petani membeli pupuk cair dari Toko Pandu Tani Ruteng dan dari agen resmi Biotama Ruteng. (Hardy Sungkang/letangmedia.com)

Komentar