Disrupsi Teknologi Digital dan Pendidikan, SMPN 5 Borong Laksanakan Pelatihan LMS

  • Bagikan
Disrupsi Teknologi Digital dan Pendidikan SMPN 5 Borong. Kegiatan LMS tersebut diikuti oleh guru-guru SMPN 5 Borong di Matim
Ket: Susana Saat Kegiatan (Foto: Fransiskus Jemadi)

MATIM|Letangmedia.com-Disrupsi teknologi digital sebagai era terjadinya inovasi dan perubahan besar-besaran secara fundamental memengaruhi berbagai bidang kehidupan, termasuk dunia pendidikan. Semua pihak dan/atau guru dan murid, diharapkan mampu mengikuti perkembangan tersebut. Seiring dengan harapan itu, kini sektor pendidikan sedang bebernah untuk lebih mampu menerima segala perubahan dan pembaharuan di bidang kegiatan pembelajaran dengan memanfaatkan disrupsi teknologi digital.

Sejalan dengan perkembangan itu, digitalisasi sekolah merupakan terobosan baru di dunia pendidikan. Guru dan/atau Pendidikan kini dituntut memahami sebuah sistem manajemen pembelajaran berbasis daring.

Learning Management System (LMS) adalah salah satu sistem yang memungkinkan adanya kolaborasi teknologi digital dengan proses pembelajaran di antara siswa dan guru.

Atas dasar itu, Sekolah Mengengah Pertama Negeri (SMP) 5 Borong menyelenggarakan kegiatan pelatihan untuk memanfaatkan Learning Management System (LMS)

Kegiatan tersebut dilaksanakan setelah sekolah itu berhasil menjadi salah satu sekolah penggerak di Kabupaten Manggarai Timur.

Kegiatan bertajuk “Pengenalan Learning Management System (LMS): Upaya Optimalisasi Profesionalisme Guru di Era teknologi 4.0”, berlangsung selama sehari (24/6/2021), bertempat di SMPN 5 Borong, Kabupaten Manggarai Timur.

Pemateri dalam kegiatan yang dihadiri oleh semua guru SMPN 5 Borong tersebut adalah Fransiskus Jemadi, M.Pd.

Dosen Universitas Katolik Santu Paulus Ruteng itu menjelaskan, materi LMS yang diperkenalkan dan dilatih bagi para guru dalam kegiatan ini adalah Canvas.

Lanjutnya, para guru dilatih dari proses pembuatan akun guru, siswa sampai pada simulasi penggunaan fitur Canvas seperti quiz, discussion dan lain-lain.

“Saya sangat bangga dengan semangat dari bapak ibu guru SMPN 5 Borong ini. Mereka begitu bersemangat selama kegiatan pelatihan ini” kata Fransiskus.

Dia menjelaskan, para guru sangat antusias mengikuti kegiatan pelatihan Learning Management System (LMS), mereka secara mandiri membawa laptop ke dalam ruang pelatihan.

“Besar harapan saya bapak ibu guru bisa menggunakan LMS ini untuk kegiatan pembelajaran mereka bersama siswa dan siswi di sekolah ini,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 5 Borong, Karel Kristen Arsima, S.Pd., mengungkapkan bahwa kegiatan ini terselenggara karena salah satu persoalan mendasar yang sering dihadapi oleh guru di sekolah adalah bagaimana mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran.

Menurutnya, teknologi hadir untuk membantu para guru melaksanakan kegiatan pembelajaran yang efektif dan sesuai dengan tuntutan pendidikan dewasa ini.

“Para guru selalu punya semangat yang baik untuk meningkatkan profesionalisme mereka. Mereka menjadi ujung tombak agar integrasi teknologi dalam kegiatan pembelajaran mereka terlaksana” ungkap Karel.

Selanjutnya, di akhir kegiatan, kepala SMPN 5 Borong berharap ke depan lembaganya akan melakukan kolaborasi dengan pihak perguruan tinggi seperti UNIKA Santu Paulus Ruteng.

“Dengan kemitraan itu dua belah pihak akan berkolaborasi untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di SMPN 5 Borong”, tutup Karel.

Penulis | Edy Feliks Hatam
Sumber data | Fransiskus Jemadi

  • Bagikan
error: Content is protected !!
Kirim Pesan Sekarang
Trima kasih dan selamat datang di letang
Hallo...
Trima kasih dan selamat datang di letangmedianews.com.
Silahkan kirim pesan untuk pertanyaan iklan produk & perusahan,
penulisan profil prusahan, bisnis, serta kerja sama, dll
Salam dan hormat kami
Letangmedianews.com.