oleh

 Ini ProKer 100 Hari Camat Congkar Saat Audiensi Dengan Masyarakat

 Ini ProKer 100 Hari Camat Congkar
Saat Audiensi Dengan Masyarakat

Jurnalisme Warga*
Penulis | As Rabasa 
Tinggal di Watunggong-Congkar

Menuju 100 hari kerja, Camat Congkar, Ismail Jahada melakukan pertemuan akbar perdana dengan masyarakatnya, Pada Rabu, 10/02/2021.

Pertemuan akbar ini melibatkan seluruh komponen masyarakat yang ada di Kecamatan Congkar, Kabupaten Manggarai Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Turut hadir dalam pertemuan ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN), pemuka agama, Tu’a Teno, Tu’a Golo, para kepala desa, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, pensiunan, BUMN dan lembaga-lembaga keuangan.

Tidak hanya itu, hadir pula dalam pertemuan ini Babinsa dan anggota DPRD Kab. Manggarai Timur, Ferdinandes Alfa.

Dalam sambutan awal, Ismail Jahada selaku camat perdana Kecamatan Congkar menyampaikan tentang makna pertemuan yang dikemas dengan tema “Bersama Kita Bisa”.

“Pertemuan ini merupakan saat yang tepat untuk mempublikasikan Kecamatan Congkar kepada masyarakat untuk mengetahui bahwa Congkar sudah menjadi Kecamatan definitif dan terpisah dari Kecamatan Sambi Rampas,” terang Ismail di hadapan masyarakat yang hadir.

Lebih lanjut, Ismail mengatakan bahwa secara administratif, Kecamatan Congkar sudah berjalan selama lima bulan, terhitung tanggal 10 September 2020 sejak diterbitnya surat dari Kementrian dalam Negeri.

Baca Juga:  Pendidikan Fisika FKIP Melaksanakan Webinar Tentang Penelitian Secara Online

Sementara untuk Kode data wilayah telah diterbitkan tanggal 07 Januari 2021. Setelah itu, dilanjutkan dengan penetapan Peraturan Daerah (Perda) oleh Bupati Manggarai Timur tanggal 18 Januari 2021, kemudian pelantikan Camat pada tanggal 21 Januari 2021.

“Sebenarnya perjuangan untuk pemekaran Kecamatan Congkar sudah terjadi dan dimulai sejak tahun 2008 sampai tahun 2020,” tandas Camat Congkar itu.

Kemudian, diketahui bahwa perjuangan menjadikan Congkar sebagai Kecamatan defenitif merupakan usaha Masyarakat sendiri. Hal itu diperjuangkan untuk memudahkan masyarakat dalam membutuhkan pelayanan pemerintah Kabupaten Manggarai Timur.

“Orang Congkar harus memelihara kekuatan yang sudah menjadi tradisi yakni tidak putus harapan dan tidak pesimis. Harus jadi masyarakat Congkar yang sabar, harus jadi orang Congkar yang rajin, pintar dan jujur serta menjadi orang Congkar yang selalu bersyukur dan berterimakasih. Inilah nilai-nilai luhur yang harus dilestarikan sampai kapanpun. Diwariskan kepada anak-cucu sebagai bekal kehidupan di kemudian hari,” tandas Ismail dengan penuh antusias.

Baca Juga:  Mencegah Praktik Intoleran Di Lingkungan Sekolah, Kemendikbud Akan Mengeluarkan Surat Edaran Dan Siapkan Hotline

Tidak hanya itu, Dalam rapat akbar tersebut, dipaparkan program kerja 100 hari Camat Kecamatan Congkar.

“Saya berharap kepada segenap masyarakat untuk mendukung program pemerintah Kecamatan Congkar yakni penataan serta pembenahan di bidang kesehatan, pertanian, agama, budaya, penataan kantor, disiplin Aparatur Sipil Negara dan pendidikan”, terangnya.

Camat Congkar itu menghimbau kepada masyarakat agar tetap bangun sikap toleransi dalam hidup beragama.

“Pada hari-hari ibadat (Jumaat dan Minggu) masyarakat tidak diperbolehkan melakukan aktifitas jual beli, perbengkelan dan atau kegiatan yang berindikasi pada mengganggunya kestabilan hidup beragama masyarakat Congkar.”, tegasnya.

Karena itu, program kerja 100 hari berhasil berkat kerjasama dengan semua elemen kemasyarakatan. Mari terus bergandengan tangan membantu menyukseskannya.

Kecamatan Congkar yang baru ini harus bisa menjadi barometer bagi kecamatan lain sebagai yang terbaik, sehingga kemudian orang akan menyebutnya dengan kalimat pendek dan sungguh fantastis bahwa “Ini baru Kecamatan Congkar” “, harap Camat.

Adapun beberapa poin hasil pertemuan tersebut di antaranya; pendisiplinan ASN, tapal batas antar desa dan antar kecamatan, persoalan air minum, pembangunan posyandu di setiap desa, tentang identitas tua teno dan tua golo atau pemangku adat, penataan tata ruang dan sidak.

Baca Juga:  Dengan Sigap, BPBD Matim Bersihkan Longsor Jalur Lintas Warat Paan Leleng

Sementara pantauan di lokasi kegiatan tampak bahwa masyarakat saat mengikuti pertemuan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Pada bagian akhir, Camat Congkar menghimbau agar seluruh masyarakat tetap mematuhi protokol kesehetan.

Kecamatan Congkar harus menjadi kecamatan yang aman, serasi, rapid an indah (ASRI). Semoga Kecamatan Congkar tampil sebagai yang terdepan dan menjadi panutan bagi kecamatan lain di Manggarai Timur.

Editor: Hardy

 

*)Kolom Jurnalime Warga adalah kolom khusus di Letangmedia.com untuk kiriman berita dari pembaca. Selengkpanya. KLIK: DI SINI

 

Komentar