oleh

NARASI: MENGAPA IBU MARIA BERANI MENCALONKAN DIRI SEBAGAI BUPATI?

LetangMedian.Com-Maria Geong Perempuan tangguh berhati Ibu

Mendengar tanpa pamrih

melayani menembus sekat sosial

Sebab niatnya tulus agar keadilan sampai ke akar rumput.

Pribadi yang setia mendengar

Tangguh dan tegas dalam tugas, lembut berkata tidak hanya saat berkarya,

tulus bersuara bila bersua

Cekat dan cepat melayani aspirasi

Sebab pengalamnya mumpuni dalam memimpin.

Maria Geong perempuan berdarah Manggarai

Mengenyam pendidikan dasar dan menengah di Manggarai

Menjadi sarjana di Fakulkas kedokteran Universitas Gajah Mada

Menyandang gelar Doktor dari Autralia tahun 2000

Perempuan tangguh lulusan negeri kanguru itu memiliki segudang pengalaman berorginasiasi dan pekerjaan di birokrasi.

Baca Juga: KEMBALI KE PANCASILA UNTUK MENJADI LILIN NEGERI

Bagi Maria Geong Menjadi politisi adalah sebuah pengorbanan.

Pengorbanan demi melayani rakyat sampai ke akar rumput.

“Saya katakan pergorbanan karena saya sebelumnya adalah seorang dokter hewan, ilmuwan, profesional, dan praktisi peternakan” (Antara, 19/2/2016)

Maria Geong, perempuan berdarah Manggarai.

Yang lama mengabdi di ibu Kota Propinsi.

Mengadi sebagai akademisi, dokter hewan, ilmuwan dan praktisi hewan.

Kembali ke Manggarai Barat tanah kuni agu kalo, Dipanggil oleh mereka yang tidak bisa bersuara untuk menyuarakan keadilan dan ketertinggalan pembangunan.

Niatnya tulus melayani masyarakat Manggarai barat, terbukti pada Pilkada Mabar tahun 2015. Maria Geong dipercayakan oleh masyarakat untuk mendampingi Bapak Gusti Dula sebagai Bupati dan ibu Maria Geong menjadi Wakil Bupati periode 2015-2020.

Terpilihnya ibu Maria Geong sebagai wakil bupati, merubah wajah politik NTT kala itu, sebab pertama kalinya seorang perempuan mendapat kepercayaan publik sebagi wakil bupati.

Diakui Kritikan silih berganti,

Namun dia, tetap berdiri anggun, meladeni dengan penuh wibawa

Menerima kritikan adalah bukti bahwa Maria Geong  membutuhkan keterlibatan publik demi terciptanya pemerintahan yang transparan.

semuannya adalah kisah masa lalu yang terpatri indah dalam ingatan hingga saat ini.

Kisah itu memanggil dirinya untuk merubah cerita pilu menjadi buah yang manis di masa yang akan datang.

Maria Geong tidak hanya sebagai entry point bagi perempuan NTT umumnya dan Manggarai Barat khususnya, tetapi rentetan pristiwa membawanya membaranikan diri merebut kursi nomor 1 di Manggarai barat.

Baca Juga:  Pemimpin Perempuan? Mengapa Tidak?

Tentu ini adalah lembaran baru dalam Demokrasi Manggarai Barat, ketika Peremupuan berdarah Manggrai itu ikut berpolitik. Tidak tanggung-tanggung langsung merebut kursi nomor 1 yaitu merebut Bupati Manggqrai Barat. Sacara nasional keterlibatan perempuan dalam politi tidak dapat diragukan lagi, kita sbeut saja Ibu Risma sebai tokoh perempuan pertama yang terpilih lansung menjadi wali kota sura baya dan masih banyak lagi tentunya.

Mengapa Ibu Maria Berani Menclonkan Diri sebagai Bupati?

Apakah 5 lima tahun menjadi wakil Bupati tidak cukup?

Justru karena pernah menjadi wakil Bupati, Maria Geong berani menunjukkan bahwa perempuan juga mempunyai kemampuan dan kesempatan dalam berpolik.

Justru karena pernah menjadi wakil bupati, dirinya tahu persis apa persolan Manggarai Barat dan mengetahui jalan mana yang harus ditempuh untuk keluar dari persolan tersebut.

Justru karena sila  Pancasila belum merata di bumi Manggarai Barat, banyaknya persoalan yang belum diselesaikan mengetuk hati Ibu Maria untuk mengayomi, melindungi dan mewujudkan harapan dan kerinduan masyarakat kecil, yang tidak mempunyai kuasa untuk bersuara, bersuara menagih keadilan. Karena itu, kita bersyukur Ibu Maria Geong berani mengambil sikap politik untuk mencalonkan diri Menjadi Bupati Manggarai Barat berpasangan dengan Pak Sil Sykur, dengan sandi Politik PAKET MISI.

 Kedua figur ini tidak diragukan lagi. Paket MISI adalah kombinasi pemimpin yang memiliki pengalaman. Maria Geong sosok perempuan cerdas dengan integritas yang sudah teruji selama menjadi wakil bupati mabar dan pak Sil Syukur adalah politisi berpengalaman sebagai anggota DPRD kampubapten Manggarai Barat selama empat preriode, dengan modal ini meraka akan membawa rakyat Manggarai Barat menjadi sejartera (Kata Ketua DPD PDIP NTT, Emilia Nomleni, dikutipdari Tgar.id/6/9/2020)

Maria geong adalah  presenden sejarah yang menjajin di Manggarai Barat. Oleh karena itu bagi yang peduli masa depan peadaban lokal mestinya mendukung perempuan hebat ini. Melaui pilkada adalah momentemum partisipasi untuk mewujudkan  misi utama demokrasi yaitu memberdayakan rakyat demi keberlangsungna peradaban Manusia (Kata Boni Hargens, dikutip dari  Gesuri.id, 15 Septemeb 2020

Maju sebagai calon bupati, tidak hanya memberikan peluang untuk perempuan Manggarai barat kedepannya. Namun dipanggil oleh kenyataan tentang masih banyaknya rakyat manggarai Barat yang merindukan perubahaan, keadilan, dan kanyamaan.

Baca Juga:  Memperjuangkan Politik yang Pro-Kaum Perempuan (Renungan Peringatan Hari Ibu) || Oleh: Sil Joni

Masih adanya daerah yang terisolir dari pembangunan, sebut saja Jalan Raya, masih adanya kampung yang belum terhubung dengan kampung lain, masih adanya kampung yang memanfaatkan pelita, masih adanya kampung yang memanfaatkan tenaga manusia untuk mengangkut hasil bumi ke pasar.

Tagline MEMBANGUN DESA MENATA KOTA bukan tanpa alasan. Sebab politik akan penuh makna dan memiliki kekuatan apabila mengakar dengan budaya dan tradisi yang kokoh, demikian kata (Muhaimin Iskandar). Desa sebagai locus budaya dan tradisi. Desa seabagai identitas sosial budaya yang memiliki karakter sosioiogis, psikologis,ekonomis, kultural, dan ekologis. Karena itu Ibnu Khaldun menyebutkan bahwa desa adalah tempat penghasil kehidupan kota, dan kota menjadi tempat penghasil yang dibutuhkan desa. Sehingga dibutuhkan konektivitas antara kampung, antar Desa, antar kecamatan.

Maria Geong dan Sil Syukur maju sebagai calon bupati bukan tanpa alasan. Kenyataanlah yang  mengetuk hati meraka. Pengalaman yang mumpuni menghempas keraguan mereka yang masih ragu mendukung kedua sosok ini, Ibu Maria dan Pak Sil. Komitmen mereka membangun Manggarai Barat yang Aman, Mandiri Dan Sejahtera adalah murni semangat juang Paket MISI. Sebab mereka tahu, apa persoalan Manggarai Barat, dan Bagaimana merubah keresahan menjadi harapan. Sebab mereka tahu, potensi Manggarai Barat, Mereka tahu memanfaatkan, dan mengembangkan potensi itu sebagai peluang mewujdukan kemerdekaan rakyat kecil. Mereka tahu, dapurnya pengembangan dan peningkatan ekonomi adalah rakyat. Mereka tahu, dapurnya dunia Pariwisata Mabar ada di Desa. Membangun Desa dengan segala potensinya harapan masa depan Wisata Manggarai Barat.

Lalu apa yang kita tahu, tentang Ibu Maria dan Pak Sil? Yang kita tahu, saat ini Ibu Maria dan Pak Sil adalah calon Bupati dan wakil Bupati Mangagarai Barat dengan berbagai komitmen mereka membangun Mabar. Itu yang kita tahu, karena mereka kasih tahu.

Atau kita mungkin kita mengenal sosok ini karena kesalahan dan kegagalan mereka? Mereka pernah salah, atau gagal atau mengecewakan. Jujur saja, YA. Lalu pertanyaannya adalah kesalahan atau gagal, atau kekecewaan itu direncanakan, TIDAK. Atau apakah kesalahan atau gagal, atau kekecewaan menggambarkan keseluruhan dari diri dan potensi mereka, TENTU TIDAK. Mereka manusia yang dipercayakan untuk memimpin, BUKAN Pribadi yang MENJELMA MENJADI MALAIKAT.

Baca Juga:  Berceritra || Meleleh Karena Segelas Kopi

 Apakah karena kesalahan atau gagal, atau kekecewaan yang mereka buat, membuat saya tidak MENDUKUNG, atau mempengaruhi dukungan SAYA. TIDAK. Itu adalah kesalahan, kegagalan mereka masa lalu yang membuat saya kecawa, dan bukan berarti seluruh yang mereka lakukan salah apalagi mengecewakan, bukan berarti semua program mereka gagal, dan bukan berarti tidak ada lagi yang bisa diharapakan dari diri mereka. Saya dukung mereka, sebab ada harapan yang mereka tawarkan.

Sadar atau tidak; kita Mudah melihat kekurangan dan kegagalan orang lain,dan senang menyebarkan kegagalan dan kesalahan orang lain, dan sulit mengakui kelebihan dan keberhasilan orang lain serta tidak mau menceritakan atau menceritakan kelebihan dan keberhasilan orang lain.

 Kita belum tahu, pengalaman-pengalaman mereka, sebab mereka tidak memberitahukannya. Bukan sengaja, atau tida mau? Bagi mereka menceritakan pengalaman yang membulatkan tekat mereka mencalonkan diri adalah tidak terlalu penting, Sebab semuanya akan diketahui oleh komitmen mereka. Sebab orang yang berani menentukan pilihan dan komiteman adalah orang yang memiliki pengalaman mumpuni. Maria Geong dan Pak Sil adalah orang yang sama-sama memiliki pengalaman. Tinggal saja saat ini, bagaimana kita memanfaatkan kemampuan mereka, relasi mereka baik nasional maupun internasinal  agar kita ikut merasakannya. GAMPANG. Dukung dan berikan mereka kesempatan untuk memimpin Manggarai Barat, dengan melilih nomor 2 Paket MISI pada tanggal 9 Desember 2020. Kebaya Merah-MOLAS BALIBELO

Feliks Hatam

JPB2M FOR MABAR

Komentar