oleh

Pemerintah Rencanakan Vaksinasi 181,5 Juta Penduduk dengan Sejumlah Jaminan

Pemerintah Rencanakan
Vaksinasi 181,5 Juta Penduduk
dengan Sejumlah Jaminan

Penulis: Feliks.H | Letangmedia.com

JAKARTA|letangmedia.com, Pemerintah RI telah merencanakan vaksinasi COVID-19 di Indonesia terhadap 181,5 juta penduduk yang berumur di atas 18 tahun dengan sejumlah jaminan.

Dilansir  artikel Detik.com (Selasa, 16/2/2021), Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengungkap, pemerintah telah merencanakan vaksinasi COVID-19 di Indonesia terhadap 181,5 juta penduduk yang berumur di atas 18 tahun. Ini dilakukan untuk mencapai tujuan timbulnya kekebalan komunitas (herd immunity)

Vaksinasi gratis disertai jaminan terhadap gangguan kesehatan pascavaksinasi merupakan upaya untuk menyukseskan program vaksinasi,” ujar Rerie. Sapaan akrab Wakil Ketua MPR RI dalam keterangannya, sebagaimana dikutip oleh media ini dari Detik.com (Selasa, 16/2/2021)

Baca Juga:  Dosen dan Mahasiswa FIKP Unika St. Paulus Lakukan Pemberdayaan Masyarakat Pencegahan COVID-19

Menurut Rerie kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat dari pusat hingga daerah adalah kunci sukses vaksinasi COVID-19.

Karena itu, Ia meminta perlunya penguatan pemahaman terkait manfaat vaksinasi COVID-19 bagi kesehatan masyarakat secara luas. Hal ini dilakukan guna meningkatkan partisipasi aktif publik dalam program vaksinasi secara nasional.

Lebih lanjut Rerie menyebutkan, sejumlah jaminan bagi masyarakat yang mengalami gangguan pascavaksinasi COVID-19 telah tertuang pada Perpres Nomor 14 Tahun 2021. Perpres tersebut adalah perubahan atas Perpres Nomor 99 Tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease.

Menurutnya, langkah ini merupakan upaya konkret pemerintah menghapus keraguan dan ketakutan publik akan program vaksinasi.

Rerie berharap, agar dengan adanya jaminan tersebut tidak ada alasan lagi untuk menolak vaksinasi COVID-19. Sebab tujuan vaksinasi bukan hanya untuk melindungi diri melainkan juga untuk menyelamatkan sesama dari virus corona.

Baca Juga:  Ini Alasan UN dan Ujian Kesetaraan Tahun 2021 Ditiadakan

Selanjutnya, Ia menjabarkan data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) yang melaporkan pelaksanaan vaksinasi untuk tenaga kesehatan sejak 13 Januari 2021 hingga 14 Februari 2021 sudah mencapai 72,76%.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem ini pun menilai harus menjadi pemahaman bersama, bahwa vaksinasi yang kini sedang dilakukan di Indonesia dan berbagai negara di dunia merupakan upaya untuk mengakhiri pandemi COVID-19.

Ia juga menegaskan, tujuan akhir dari semua upaya itu, antara lain adalah agar kita bisa kembali menggerakkan perekonomian nasional dan melanjutkan berbagai langkah pembangunan mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

Diketahui “Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2020 Tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandem iCorona Virus Disease 10 (Covid-19” tersebut telah disahkan dan ditetapkan di Jakarta pada tanggal 9 Februari 2021 oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo.

Baca Juga:  Bupati dan Wabub Telah Dilantik: Laurentius, Semoga Tidak Ada Lagi Sekat Antarpendukung

Sumber: Erika Dyah/.Detik.com

Komentar