Peran Pemimpin Sekolah dalam Pengelolaan Sumber Daya || Adriana Sensiani

Peran Pemimpin Sekolah dalam Pengelolaan Sumber Daya
Penulis menawarkan dua model pendekatan pengembangankomunitas sekolah, yaitu Deficit-Based Thinking dan Asset-Based Thingking (Sumber Foto: Penulis/Diedit kembali oleh Letangemedia.com)

PENDIDIKAN adalah proses belajar dan mengajar, yang dapat dilakukan kapan dan di mana saja. Baik melalui pendidikan formal, informal maupun nonformal. Dari ketiga jenis pendidikan ini, yang menjadi obyek sekaligus subyek adalah manusia.

Pendidikan sebagai kegiatan manusiawi (actus humanus) tidak hanya mentrasferkan ilmu dan pengetahuan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai seturut amanat Undang-Undang (UU). Maka penyelenggaraan pendidikan harus berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Fungsi Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia. Dijelaskan dalam Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa “pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Mewujudukan fungsi dan tujuan di atas, pendidikan diberikan di lembaga pendidikan, dalam hal ini adalah sekolah. Di sini, yang dimaksudkan penulis adalah pendidikan formal.

Sekolah: Ekosistem Jaring Laba-Laba

Sekolah sebagai tempat mendapatkan pendidikan formal adalah sebuah ekosistem yang mempertemukan dua unsur penting, yaitu unsur biotik dan unsur abiotik.

Faktor biotik (unsur yang hidup) dalam hal ini adalah murid, kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, pengawas, orang tua murid, dan masyarakat sekitar sekolah dan faktor abiotik (unsur yang tidak hidup) berupa keuangan serta sarana dan prasarana.

 

Baca Juga:
Tapak Politik Pembangunan di Mabar (Catatan Bedah Buku ‘Agustinus Ch. Dulla: Sebuah Biografi Pembangunan’)

Oleh: Sil Joni* LETANGMEDIA.COM-Ziarah politik Bupati Manggarai Barat (Mabar), Agustinus Ch. Dulla sudah mendekati ‘garis finis’. Lima belas tahun beliau Read more

Menutup Tahun 2020: SMAN 3 Borong Merasa Kehilangan Guru Hebat

Borong, Letangmedia.com- SMAN 3 Borong melaksanakan perpisahan dengan guru Fisika, Kanisius Emanuel Sadat, S.Pd yang memasuki masa purnabakti. Tidak hanya Read more

SMK 1 Mbeliling: Tumbal Politisasi Pendidikan? || Oleh: Sil Joni

OPINI-Letaknya persis di mata jalan negara Labuan Bajo-Ruteng. Sebelum tiba di kawasan puncak Roe, kita dengan gampang melihat ‘sosok SMK Read more

Tajuk: Sekolah Bukanlah Transisi Menuju Kehidupan yang Nyata

Suara Redaksi-Saya kadang geli melihat postingan dan caption orang-orang di media sosial seperti facebook, instagram, whatsapp. Lebih khusus caption  mengenai pencapaian belajar seseorang, Read more

OPINI: Eksistensi Pendidikan Formal Dalam Penguatan Pendidikan Karakter  Di Era Digital 4.0   

Eksistensi Pendidikan Formal Dalam Penguatan Pendidikan Karakter Di Era Digital 4.0 Oleh: Godefridus Novendi Abdi* OPINI-Pendidikan karakter telah ditetapkan sebagai Read more

Covid-19 Antara Belajar Online dan Ohlain: Belajar dari Rumah dan Dari Rumah ke Rumah Dari Kampung Ke Kampung

Covid-19 Antara Belajar Online dan Ohlain: Belajar dari Rumah dan Dari Rumah ke Rumah Dari Kampung Ke Kampung OPINI & Read more