“Pergi yang tak Kembali”: Mengenang Kepergian Ayahanda Alm.Kanisius Barung || Oleh: Andok Oktawan

  • Bagikan
(FOTO: Akun Facebook/UNIKA Santu Paulus Ruteng)

PUISI
“Pergi yang tak Kembali”
Mengenang Kepergian Ayahanda
Alm. Kanisius Barung

Penulis | Andok Oktawan*

Lembaran hampir usai pada Januari,
menitip luka pun duka,
Layaknya mimpi.

Rentetan rintih pilu,
mengiringi langkahmu-
tak berjejak sekalipun
pada detak dan detik waktu-
di pagi yang telah berlalu.
27 Januari 2021.

Keluarga, sahabat, teman serta-
civitas tempatmu berlabuh
berkarya demi anak bangsa,
merintih tertatih bag-
tertusuk belati,
menangis
pun menghardik,
memecah keheningan-
di balik tirai gedung pencakar langit itu.

Bapa, mengapa engkau pergi-
mengiringi senja?
mentari masih kerdil-
mengharapkanmu tertatih.

Aku membencimu dalam ilusi liarku.
Aku membencimu dalam rinduku.
Pun di dalam semuanya itu.
Aku membencimu,
Kadang ego juga penting.

Bapa, kau sunggu baik
Semua tentangmu telah abadi di sini
Engkau yang begitu santun-
dalam setiap hal
Perihal pandai dan cardas
Kaulah pemiliknya itu
Namun mengapa?
engkau tak sedikitpun memakai itu semua untuk menaklukan semua hasrat yang membawamu pergi, kini

Bapa, ingatkah kau pada sesosok perempuan yang kau sebut istri, itu?
Ingatkah kau pada buah hatimu?
Ingatkah kau pada ribuan orang, yang kini membutuhkanmu sebagai, panutan

Bapa, kenapa secepat ini.
Sulit bagiku mengatakan selamat jalan.
Bapa,…. Ada sesak di dada.

Istri, anak ,dan semua yang mencintaimu,-
kini terkapar dalam melody luka lara.
Tetesan air mata kini menjadi nyanyian-
untuk mengiring langkahmu-
ke liang lahat itu
Bapa,……secepat ini kah?

Tuhan lebih sayang, bapa.
Tapi mengapa berlalu tanpa-
menyisakan kepingan pamit.
Lalu, pergi untuk selamanya menghilang.

Bapa, hadirmu yang selalu dirindukan
Kata-kata yang penuh makna dan inspirasi.
Sikapmu yang akan tetap terpatri di sini
Nasehatmu selalu terpatri di sanubari kami.

Selamat jalan, Bapa.
Kusiram bunga di pusaramu.
Dan doa sebagai peluk terakhirku.
Bapa, sekali lagi pergilah dalam damai.

Ruteng, 27 Januari 2021.

Penulis adalah, Alumni PBSI
UNIKA St. Paulus Ruteng dan Redaktur
Cerpen Letangmedia.com.
Saat ini berdomisili di Ruteng

  • Bagikan
error: Content is protected !!
Kirim Pesan Sekarang
Trima kasih dan selamat datang di letang
Hallo...
Trima kasih dan selamat datang di letangmedianews.com.
Silahkan kirim pesan untuk pertanyaan iklan produk & perusahan,
penulisan profil prusahan, bisnis, serta kerja sama, dll
Salam dan hormat kami
Letangmedianews.com.