Retret FIKP Unika Ruteng, RD. Ompy Lasma Latu: Ketika Kehilangan Kasih, Maka Kebahagiaan Akan Hilang

  • Bagikan
RD. Ompy Lasma Latu, saat misa pembukaan retret FKIP Unika Santu Paulus Ruteng, 5/6/2021 (Foto: Hardy/Letangmedia.com)

Laporan | Hardy Sungkang
Letangmedia.com

MANGGARAI | Letangmedia.com-Puluhan mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan dan Pertanian (FIKP) Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng mengikuti kegiatan retret tahunan bertema “Kasih Allah Membaharui dan Menyelamatkan”. Misa pembukaan retret itu, dipimpin oleh RD. Ompy Lasma Latu.

“Jika kita kehilangan kasih, maka hidup kita banyak kehilangan kebahagiaan”, kata RD. Ompy Lasma Latu dalam khotbahnya (5/6/2021) bertempat di Aula Gedung Utama Lantai lima Unika Santu Paulus Ruteng.

Pastor yang biasa disapa RD. Ompy itu mengungkapkan tentang betapa pentingnya kebahagiaan itu ada dalam hidup.

Bagi RD. Ompy, kesuksesan tidak ditentukan oleh sejauh mana kehebatan kita dalam berpikir dan bertindak. Tetapi, sejauh mana kita menginternalisasikan kebahagiaan itu dalam diri kita.

“Kesuksesan banyak ditentukan oleh kebahagiaan, bukan oleh ijazah atau kehebatan Anda. Saya banyak berjumpa dengan orang pintar tapi tidak bahagia. Sebaliknya, saya banyak bertemu dengan orang yang biasa saja tetapi bahagia lalu sukses” tutur RD. Ompy.

RD. Ompy Lasma Latu juga menjelaskan, betapa penting peran jiwa dalam menyembuhkan segala tubuh yang sakit. Karena itu, ia mengungkapkan bahwa “dalam jiwa yang sehat terdapat tubuh yang sehat”.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa 98 persen sakit dalam tubuh kita itu dipengaruhi oleh pikiran. Ada begitu banyak orang yang memiliki riwayat sakit yang panjang karena ketidakbahagiaan.

Sementara itu, Ketua Panitia kegiatan retret FIKP Unika Santu Paulus Ruteng, Yohanes Jakri, M.Kes, kepada letangmedia.com mengungkapkan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk jawaban atas tantangan zaman.

Menurutnya, kemajuan zaman yang didukung dengan disrupsi teknologi selalu memberi peluang dan tantangan. Diantara peluang yang ditawarkan oleh kemajuan teknologi, di saat yang sama banyak tantangan yang harus dihadapi, salah satunya kecenderungan individualis. Kecendrungan ini mengikis rasa kepedulian dan kasih terhadap sesama.

Karena itu, kata Johan, kegiatan ini untuk menanamkan dan menguatkan nilai-nilai kasih kepada peserta retret, sekaligus mengasah sikap peduli kepada sesama.

“Kami menginisiasi untuk melaksanakan kegiatan ret-ret dengan tema Kasih Allah memperbaharui dan menyelamatkan”, ungkap Johan.

Johan menambahkan tujuan kegiatan ini untuk memperteguh iman mahasiswa dan mahasiswi agar semakin mengenal dirinya dan sesama sebagi citra Allah yang penuh akan kasih.

“Mengembangkan karakter dan soft skill mahasiswa di tengah era digitalisasi yang semakin menggilas nilai-nilai kasih dan kepedulian terhadap sesama sangat dibutuhkan pendalaman iman akan kasih Allah,” tambah dosen Administrasi dan kebijakan kesehatan itu.

Untuk diketahui, Kegiatan retret yang dilaksanakan secara daring dan luring ini berlangsung selama dua hari, Sabtu sampai dengan Minggu (5—6 Juni 2021)

Secara daring diikuti hampir 200 peserta, sedangan 40 peserta mengikuti secara luring dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Peserta retret, baik secara daring melalui aplikasi zoom meeting dan luring adalah mahasiswa dan mahasiswi semester IV dari Program Studi Sarjana Keperawatan, DIII Kebidanan, Sarjana Sosial Ekonomi Pertanian, dan rogram Studi Sarjana Agronomi, FIKP Unika Santu Paulus Ruteng

Penulis | Hardy Sungkang
Editor | FH

  • Bagikan
error: Content is protected !!
Kirim Pesan Sekarang
Trima kasih dan selamat datang di letang
Hallo...
Trima kasih dan selamat datang di letangmedianews.com.
Silahkan kirim pesan untuk pertanyaan iklan produk & perusahan,
penulisan profil prusahan, bisnis, serta kerja sama, dll
Salam dan hormat kami
Letangmedianews.com.