Sukseskan Program Sekolah Penggerak, SMA Negeri 3 Borong Menggelar IHT

  • Bagikan
Sukseskan Program Sekolah Penggerak, SMA Negeri 3 Borong Menggelar IHT
KET/ISTIMEWA (Foto; Iren Antus)

MATIM|Letangmedia.com-SMA Negeri 3 Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim) terus melakukan berbagai upaya untuk menyukseskan program sekolah penggerak. Salah satunya dengan menggelar In House Training (IHT) selama sepuluh hari. Terhitung sejak Rabu 7—17 Juli 2021. Bertempat di Sekolah tersebut.

Koordinator pengawas sekolah SMA/SMK Kabupaten Manggarai Timur, Lukas Sumba, S.Fil., saat membuka kegiatan tersebut mengatakan, sekolah yang terpilih menjadi sekolah penggerak adalah sekolah-sekolah yang sudah teruji melalui berbagai tahapan,seperti kualitas SDM, dan sarana prasarana sebagai penunjang keberlangsungan sistem pembelajaran.

“SMA/MK sebelumnya mengikuti berbagai tahap seleksi seperti kelengkapan berkas yang dibutuhkan, tes tertulis untuk kepala sekolahnya dan wawancara. Yang menentukan kelulusan adalah  mutlak dan murni kewenangan Kemendikbud-Ristek. Setelah dinyatakan lulus, diberi sertifikat,” ungkap Lukas, saat membuka kegiatan IHT di SMA Negeri 3 Borong, 7 Juli 2021.

Lukas menambahkan, sekolah-sekolah yang terpilih ini merupakan sekolah yang sangat luar biasa dan berprestasi. Pada tahap berikutnya, kata Lukas, semoga banyak SMA/MK di Manggarai Timur yang lulus program ini. Semakin banyak sekolah penggerak adalah semakin baik. Sehingga  cita-cita mulia semua kalangan di Kabupaten Manggarai Timur untuk kualitas pendidikan yang semakin unggul dan berdaya saing akan semakin terwujud.

“Meski demikian, mendukung program sekolah penggerak ini membutuhkan keterlibatan semua pihak. keterlibatan orang tua, komite sekolah, komunitas bahkan awak media sangat dibutuhkan dalam mendukung kemajuan kualitas pendidikan,” terangnya.

Dia menjelaskan, landasan dasar dari sekolah penggerak berfokus pada pengembangan diri siswa secara holistik, yang mencakupi kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Sehingga, kata Lukas, IHT ini merupakan tahap awal dari sekolah program sekolah penggerak untuk diterapkan pada tahun ajaran baru tahun ini.

Lukas mengakui, melalui kegiatan ektrakurikuler selama ini, SMAN 3 Borong selalu melibatkan semua stacholder dalam mendukung pengembangan diri peserta didik.

Ia berharap, hal tersebut dipertahankan dan bila perlu ditingkatkan dengan tujuan menggali, mengasah, dan mengembangan potensi-potensi peserta didik.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 3 Borong, Konstantinus Eferson Rada, S.Psi., kepada letangmedia.com menuturkan, pemateri dari kegiatan In House Training (IHT) ini adalah para guru yang sudah mengikuti program sekolah penggerak, dan mereka merupakan calon guru penggerak. Sedangkan hadir sebagai peserta adalah guru-guru yang disebut sebagai komite penggerak.

“Kegiatan In House Trainng ini memiliki panduan pokok. Panduan ini memuat hal-hal pokok sebagai acuan dasar dalam kegiatan Pelatihan Implementasi Pembelajaran di Tingkat Satuan Pendidikan (In-House Training), sehingga penting untuk diketahui  oleh semua pihak, karena  terkait pelaksanaan kegiatan seperti tujuan dan sasaran, pelaksanaan dan sistem pelatihan dalam IHT, serta evaluasi penyelenggaraan,” jelas Kepsek SMAN 3 Borong yang kerap disapa Sony.

Sony menambahkan, program sekolah penggerak adalah bagian dari penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya.

Sony menjelaskan, Kegiatan IHT tersebut merupakan persiapan dalam rangka menyukseskan penerapan program sekolah penggerak untuk siswa kelas x SMA Negeri 3 Borong tahun ajaran baru.

Sehingga menurut Sony, diharapkan semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini dapat berpartisipasi aktif dan optimal dalam melaksanakan seluruh rangkaian kegiatan.

Sebagai informasi, bahwa SMAN 3 Borong merupakan salah satu dari delapan SMA/SMK di Manggarai Timur yang terpilih sebagai sekolah penggerak. Sementara kedelapan sekolah-sekolah itu adalah sekolah-sekolah terpilih dari enam puluh sekolah tingkat SMA/SMA/SLB sederajat di Kabupaten Manggarai Timur.

Dilansir kemdikbud.go.id, bahwa program Sekolah penggerak merupakan program dari kementerian pendidikan, budaya dan ristek untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

Fokus program ini adalah pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) serta karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Program Sekolah Penggerak akan mengakselerasi sekolah negeri/swasta di seluruh kondisi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju.

Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi Program Sekolah Penggerak (Iren Antus)

Penulis| Iren Antus
Editor| Edy Feliks Hatam

  • Bagikan
error: Content is protected !!
Kirim Pesan Sekarang
Trima kasih dan selamat datang di letang
Hallo...
Trima kasih dan selamat datang di letangmedianews.com.
Silahkan kirim pesan untuk pertanyaan iklan produk & perusahan,
penulisan profil prusahan, bisnis, serta kerja sama, dll
Salam dan hormat kami
Letangmedianews.com.