Unika Ruteng Distribusi Donasi untuk Korban Bencana di Flores Timur dan Lembata

  • Bagikan
Ket. Istimewa

Laporan | Edy Feliks Hatam
Letangmedia.com

MANGGARAI|Letangmendia.com-Peduli korban badai Silkon Seroja yang menerjang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng, Kabupaten MANGGARAI, NTT menyalurkan bantuan ke Flores Timur dan Lembata.

Distribusi donasi tersebut, diawali dengan penyerahan secara simbolis oleh Dr. Yohanes Servatius Lon, MA., selaku Rektor, kepada utusan Unika Santu Paulus Ruteng untuk selanjutnya diserakan kepada korban bencana.

Penyerahan simbolis yang dihadiri oleh Senat Universitas dan Pejabat Struktural tersebut berlangsung di pintu depan Gedung Utama kampus Unika Santu Paulus Ruteng, pada Kamis, 15/4/2021.

Rektor yang akrab disapa Romo Jhon, menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada para korban bencana banjir bandang (atau badai Silkon Seroja) yang menerjang wilayah NTT.

“Atas nama pribadi dan civitas academica Unika Santu Paulus Ruteng, saya menyampaikan turut prihatin dan rasa duka cita yang mendalam atas korban meninggal dunia dalam musibah tersebut. Saya dan kita semua memahami kesedihan yang dialami saudara-saudara kita akibat dampak yang ditimbulkan dari bencana ini,” ungkap alumni Ottawa University itu.

Ia menuturkan, sebagai bentuk kepedulian dan keperihatinan, Unika Santu Paulus Ruteng melakukan penggalangan donasi dalam bentuk uang dan barang, dan hari ini (Kamis, 15/4/2021) akan didistribusikan kepada korban.

Pada kesempatan yang sama, Romo Jhon, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Wakil Rektor II dan kepada para dosen yang mengambil inisiatif untuk mengumpulkan dana, mahasiswa dan kepada seluruh donatur di luar kampus, baik perorangan maupun kelompok atau komunitas yang telah dengan sukarela memberikan donasi kepada korban bencana.

Baca Juga:  Bekali Calon Wisudawan, Unika Ruteng Laksanakan Webinar Merdeka Berkreasi di Era Digital, Berikut Kata Wisudawan

“Atas nama pribadi dan keluarga besar Unika Santu Paulus Ruteng, saya menyampaikan terimakasih kepada mereka yang bergabung dengan kita dalam aksi kemanusiaan ini. Ada begitu banyak orang yang begitu tanggap, respon dengan seruan penduli korban bencana NTT. kita berbangga, kita berterimakasih, kita mengajak, untuk saling bergandengan tangan dalam aksi kemanusiaan terutama dalam bencana seperti ini”, tutup Romo Jhon.

Setelah penyerahan oleh Rektor, dosen yang bertugas untuk mendistribusikan donasi tersebut, Dr. Marselus Ruben Payong, M.Pd., dan Polikarpus Payong, M.P., menuju Lembata, pada Kamis 15/14/2021.

“Di perjalanan nanti (utusan kampus) akan berbelanja kebutuhan para korban dari uang yang dikumpulkan oleh para donatur yang telah dikirim melalui rekening,” jelas Wakil Rektor II (Warek II) yang akrab disapa Pak Marsel.

Lebih lanjut, Warek I, Dr. Fransiska Widyawati, M.Hum., mengatakan, sebelumnya dua dosen utusan kampus Unika menuju lokasi bencana untuk mendistribusikan donasi dalam bentuk barang. Kedua dosen tersebut adalah Bernardus Tube, M.Pd dan Yohanes Kurniawan, M.Pd.

Secara terpisah, koordinator pengumpulan donasi dalam bentuk barang, Margareta Febhy Irene, menuturkan, bahwa sampai dengan Selasa (13/04/2021) bantuan berupa barang sebanyak 21 karung pakaian, 1 karung beras, 20 dos berisi makanan kemasan, deterjen, pampers, pembalut, dan lain-lain. sudah berhasil dikumpulkan.

Baca Juga:  Peringati Hari Pahlawan, Politician Academy Laksanakan Diskusi Publik, Bonggas Candra: Tidak Boleh Tabu Bicara Politik

“Bantuan kemanusiaan ini datang dari berbagai pihak seperti perorangan, keluarga, lembaga maupun komunitas. Pengiriman dibagi dua tahap, yang pertama dilakukan 11 April 2021 dengan jumlah 10 karung besar pakaian siap pakai tujuan Lembata dan telah tiba pada 13 April 2021. Pengiriman tahap dua akan dilakukan pada hari ini 14 April 2021 dengan rincian 11 karung besar, 1 karung beras dan 20 dos paket makanan, deterjen, pampers, pembalut, dll.” terang Febhy.

Sumber Donasi

Dr. Viktor Panteleon, M.Pd., yang menjadi salah satu koordinator penggalang donasi kemanusiaan ini, menyatakan bahwa donasi yang didistribusikan kepada korban bencana, baik dalam bentuk barang maupun uang bersumber dari pihak internal kampus dan eksternal kampus.

“Sumbangan ini berasal dari pemberian tulus para dosen, pegawai, mahasiswa, dan para donatur dari luar kampus, baik perorangan, maupun kelompok.” ujar Viktor.

Dikatakan, inisiatif membuka posko donasi untuk korban bencana adalah bentuk kepedulian kampus terhadap bencana yang menimpa masyarakat di wilayah NTT, khususnya di Adonara dan Lembata. Dan jumlah sumbangan dalam bentuk uang pada Kamis (15/4/2021) pagi adalah Rp 135.273.001.

“Sampai dengan hari Kamis (15/04/2021) Pagi, total donasi dalam bentuk uang yang sudah terkumpul Rp 135.273.001,”tutup Viktor.

  • Bagikan
error: Content is protected !!
Kirim Pesan Sekarang
Trima kasih dan selamat datang di letang
Hallo...
Trima kasih dan selamat datang di letangmedianews.com.
Silahkan kirim pesan untuk pertanyaan iklan produk & perusahan,
penulisan profil prusahan, bisnis, serta kerja sama, dll
Salam dan hormat kami
Letangmedianews.com.