Unika Ruteng Laksanakan Kegiatan Bimbingan Karir, Hadirkan Pelaku dunia Usaha dan Industri

  • Bagikan
ISTIMEWA (Foto: Yanto Asman/Panitia)

MANGGARAI| Letangmedia.com-Kegiatan bimbingan karir menjadi hal penting di tengah Kemajuan teknologi yang merambah pada setiap sisi kehidupan manusia saat ini. Di saat yang sama persaingan dunia kerja yang semakin ketat menuntut setiap orang untuk memiliki dan meningkatan hard skills dan soft skills. Dengan memiliki hard skills dan soft skills yang mumpuni setiap orang mampu berkompetisi pada zaman disrupsi teknologi.

Lembaga pendidikan (tinggi) sebagai pencetak generasi penerus bangsa bertanggung jawab menyiapkan lulusan yang memiliki potensi diri untuk diperlukan pada dunia kerja.

Universitas Katolik Indonesia (Unika) Santu Paulus Ruteng sebagai salah satu lembaga pendidikan tinggi memiliki kurikulum dan program kerja yang bisa menjawab tuntutan dunia kerja, baik program jangka panjang melalui kegiatan-kegiatan perkuliahan maupun program-program jangka pendek melalui kegiatan ektrakurikuler dan bimbingan karir.

Koordiator Bimbingan Kakrir Unika Santu Paulus Ruteng, Dr. Hendrikus Midun, S.Fil.,M.Pd., mengatakan, kegiatan bimbingan karir yang dilaksanakan oleh Unika Santu Paulus Ruteng sesungguhnya adalah suatu bentuk respon beragamnya jenis pekerjaan yang tersedia bagi para lulusan. Melalui kegiatan ini para mahasiswa dibelajarkan untuk memiliki kesadaran bahwa peluang kerja di era sekarang sangat terbuka untuk semua orang pada jurusan apa saja.

“Banyak pekerjaan (kelak) yang tidak menuntut background ilmu tertentu. Oleh karena itu setiap lulusan harus memiliki kompetensi dan keahlian yang diperlukan oleh dunia usaha dan industri (DUDI)” ungkap Hendrik (sapaan akrabnya) kepada Letangmedia.com melalui Whatsapp, Kamis (10/6/2021)

“Melalui Kegiatan bimbingan karir ini, mahasiswa dibekali dengan berbagai pengetahuan dan ketrampilan sebelum memasuki dunia kerja. Kegiatan ini juga sekaligus memberikan penguatan psikologis kepada mahasiswa Unika Santu Paulus Ruteng dalam menghadapi tantangan dunia karir, serta memanfaatkan peluang dengan rencana yang mantang,” lanjutnya.

Hendrik menambahkan, kegiatan bimbingan karir yang melibatkan tenaga profesional, pelaku usaha dan industri, bertujuan membekali mahasiswa semester akhir Unika Santu Paulus Ruteng pada semua program studi dan Fakultas dalam mempersiapkan diri secara matang sebelum lulus kuliah.

“Syering pengalaman dari para pelaku usaha (dunia bisnis, koperasi, seni dan budaya, pendidikan, kesehatan, koperasi, trevel agent, dll) dalam bimbingan karir, yang dilaksanakan tanggal 20-22, 27-29 Mei 2021 merupakan bentuk pencerahan bagi para mahasiswa untuk membuka wawasan tentang karir yang akan digeluti, sekaligus menyiapkan diri, baik kompetensi dan ketrampilan maupun hal-hal teknis dan etika yang diperlukan dalam dunia kerja,” lanjutnya.

“Setelah pembekalan, peserta dibagi kedalam beberapa kelompok untuk melakukan kunjungan ke perusahaan atau tempat usaha di kota Ruteng. Kegiatan itu dilaksanakan setelah mahasiswa mendapat penjelasan dari para narasumber. Kegiatan kunjungan ini merupakan bagian integral dari program bimbingan karir yang dilaksannakan di Unika Santu Paulus Ruteng,” jelas Hendrik.

Di tempat kunjungan, lanjut Hendrik, para mahasiswa mengamati dari dekat kegiatan usaha dan melakukan interview dengan majaner perusahan dan pelaku usaha, baik terkait dengan jenis uasaha yang dijalanakn maupun sistem manajemen perekrutan dan kesejahteraan pegawai/karyawan.

Sementara itu, salah satu pemateri, Direktor PT. Flores Exotic Tours, Leonardus Nyoman, membekali mahasiswa untuk melihat berbagai peluang kerja dan usaha pada bidang pariwisata.

Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan kepada mahasiswa untuk tidak takut dalam memulai suatu usaha atau pekerjaan. Menurutnya, perencanaan adalah hal penting. Pemenang adalah mereka yang memiliki perencanaan yang matang.

“Merencanakan sesuatu mulai sekarang, perkuat rencana Anda dengan belajar, baik dari media online maupun dari orang berpengalaman, fokuslah pada rencana Anda, dan teruslah belajar. Jangan menyerah pada masalah yang dihadapi dan teruslah berkolaborasi dengan banyak orang/pihak untuk membangun jaringan,” ajak Leonardus Nyoman kepada peserta kegiatan bimbingan karir.

Ia menambahkan, setiap usaha dan bisnis memerlukan iklim kerja tim yang baik dan solid. “Hal-hal terbesar dalam bisnis tidak pernah dilakukan hanya seorang diri,” tegasnya.

Secara terpisah, Ingrida Astuti Lestari, salah satu peserta kegiatan bimbingan karir, menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Unika Santu Paulus Ruteng yang telah menyediakan waktu khusus untuk memberikan bekal berkarir kepada mahasiswa tingkat akhir sebelum menyelesaikan pendidikan.

Ia menambahkan, melalui kegiatan-kegiatan perkuliahan, ektrakurikulur dan kegiatan bimbingan karir dengan menghadirkan pemateri yang sudah lama berkecimpung dalam bidangnya masing-masing, kami (Red) memiliki banyangan tentang tantangan dan peluang dalam merencanakan dan menetapkan karir nantinya.

Mahasiswi Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) yang biasa disapa Erlin, kepada media ini via Whatsapp (10/6/2021) menambahkan, kegiatan seperti ini patut diapresiasi dan harus dilakukan secara terus menerus untuk ke depannya.

Karena menurut Erlin, pengetahuan dan pengalaman akademik yang diperoleh dalam perkuliahan, dan kegiatan ekstrakurikuler serta pengalaman dari para pemateri dalam kegiatan bimbingan karir sebagai salah satu referensi untuk memantapkan langkah dalam berkarir setelah lulus kuliah. 

“Kegiatan bimbingan karir dengan menghadirkan pemateri yang luar biasa, mereka sangat membantu kami melalui syering dan arahan, tentang baik buruknya dalam menjalankan karir,” lanjutnya.

Senada dengan Erlin, Enjelina Juita mengungkapkan, kegiatan bimbingan karir dengan mengahadirkan para pemetari yang sudah berpengalaman dalam bidangnya masing-masing memperkaya pemahaman tentang peluang berkarir.

Mahasiswi kebidanan yang biasa disapa Enjel itu menambahkan, selain menambah pemahaman, melalui kegiatan ini, secara psikologis kami dikuatkan untuk lebih menyiapkan diri menghadapi peluang dan tantangan di tengah disurpsi teknologi yang menyasar pada bidang ekonomi, pendidikan, sosial, kehidupan dan politik.

“Kegiatan ini menarik dan sangat membantu. Dengan memberikan bimbingan-bimbingan praktis yang diberikan kepada mahasiswa, kami memiliki gambaran akan pekerjaan yang akan kami geluti nanti setelah lulus kuliah. Selain itu kegiatan ini menguatkan kami secara psikologis, untuk lebih menyiapkan diri dalam menghadapi tantangan dan peluang berkarir,” ungkapnya, kepada Letangmedia.com via Whatsapp, Kamis (10/6/2021)

Lebih lanjut Enjel menuturkan, melalui kegiatan perkuliahan, praktek,  kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan bimbingan karir ini, merubah mindset kami tentang berkarir.

“Dari kegiatan ini, memampukan kami mengubah mindset tentang karir, seperti bijak memanfaatkan peluang untuk tidak pilah-pilah perkerjaan. Dari pemeteri, kami dibelajarkan tentang rencana yang mantang, komitemen dan kerja keras serta fokus pada bidang yang digelut. Termasuk ketrampilan, kemampuan, teknik dan etika yang harus dimiliki” tutupnya.

Untuk diketahui bahwa, kegiatan bimbingan karir itu dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dilakasanakan tanggal 20—22 Mei 2021, sedangkan gelombang kedua dilaksakan 27—29 MEI 2021.

Masing-masing gelombang dilaksanakan dengan peserta yang terbatas dan tetap menerapkan protokol pencegahan Covid-19*

Baca Juga:  Tingkatkan Literasi Anak Indonesia, Kemendikbudristek Cetak 120 Judul Buku dan 748 Bahan Bacaan
  • Bagikan
error: Content is protected !!
Kirim Pesan Sekarang
Trima kasih dan selamat datang di letang
Hallo...
Trima kasih dan selamat datang di letangmedianews.com.
Silahkan kirim pesan untuk pertanyaan iklan produk & perusahan,
penulisan profil prusahan, bisnis, serta kerja sama, dll
Salam dan hormat kami
Letangmedianews.com.